ada yang tahu, bagaimana rasa rindu terasa pekat mencekat di antara tiap detik kita menyesap udara?
ada yang tahu, bagaimana rasa rindu terasa memenuhi atmosfer di lingkup kehidupan kita sehari penuh?
aku, aku yang sedang merasakannya
merasakan bagaimana rasanya hati terasa sesak dengan tangis yang terasa ingin membuncah perlahan
mata ini masih bisa menahan jatuhnya air yang terasa tak tahan mengapung terlalu lama di pelupuk
aku hanya sedikit lelah menunggu janji
satu, dua, tiga bulan aku masih menunggu dengan tangan terpangku
empat, lima bulan dan sampai sekarang, yang datang hanya hujan dengan petrichor-nya yang terus aku sesap di celah jendela kecil dengan korden terbuka
yang datang hanya dentingan lagu di antara rintik hujan yang hanya bisa didengar oleh mereka yang rindu
iya, yang rindu
dan itu aku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar