Sabtu, 08 Oktober 2011

Tuhan, jika aku harus menulis beberapa keajaiban yang aku alami satu tahun penuh ini, maka akan selalu ada Engkau yang terukir dari goresan pena yang aku tulis. sekali lagi, untuk kesekian kali tak terhitung ini yang keberapa, aku berucap syukur. terimakasih. jika harus membuka lembaran lama untuk mengingat kapan terakhir kali aku meminta Engkau mengirimkan aku seseorang yang bisa membuatku nyaman dengan terukir senyuman tanpa henti, Engkau mengabulkannya Tuhan. aku tahu, tidak ada sebuah proses yang instant. dua tahun lalu rasanya aku mengingat patah hati yang aku rasakan. kemudian sekarang, detik ini juga Engkau menemukanku dengannya, memperkenalkanku bagaimana merasakan debaran asing itu lagi. membuncah dan meletup terus berbaur dalam degupan jantungku.
Tuhan, untuk kesekian kalinya juga aku berkata, aku mencintai-Mu. sungguh-sungguh mencintai-Mu.