Yuk Rangkai 99 Kata Bersama Gagas Media
Senja sedang indah. Dan untuk pertama, kita
duduk berdua di bawah naungan sinarnya. Aku diam, mengatur helaan nafas
yang mulai tak karuan.
“Berhenti tunjukkan pada dunia bahwa kamu
begitu menggilaiku!” katamu singkat dan berlalu. Lagi. Jantungku serasa
berhenti berdetak. Bukan berdebar. Tapi tersambar. Aku terdiam.
Tercengang.
DEAR YOU, my MORNING GLORY. SEANDAINYA MEMILIKIMU layaknya hujan yang melagu, dengan REFRAINnya adalah kamu. Iya, aku JATUH CINTA tanpa syarat padamu. Tidakkah KAU lihat betapa aku terus mengikuti ekor bayangmu? Harus berapa kali aku bersumpah bahwa aku MENDAMBA?? Jika memang harus aku yang menjawab, maka sekarang dan selamanya. Ya, NOW AND THEN.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar